21 Hari Bercocok Tanam, Penyandang Disabilitas Balai Ciungwanara Sukses Panen Kangkung
Program penamanan sayuran ini merupakan bagian dari bentuk dukungan terhadap program pemerintah agar terjaganya stabilitas ketahanan pangan selama pandemi Covid-19. Sari menginstruksikan agar seluruh pegawai mendampingi PM dalam proses menyukseskan ketahanan pangan yang dilaksanakan di lingkungan Balai Disabilitas Ciungwanara lewat penanaman sayur-mayur.
“Semoga dengan kegiatan ini para PM dapat meningkatkan keterampilan dalam pertanian serta memahami proses tahapan dari awal sampai akhir sebagai bentuk bagian dari terapi psikososial dan kewirausahaan dalam implementasi ATENSI,” ucap Sari.
Kangkung yang dihasilkan dari kegiatan bercocok tanam ini terbilang cukup bagus dan segar. Fahri, salah satu PM yang ikut memanen kangkung, menyebutkan bahwa ini adalah pengalaman pertama kali baginya untuk melakukan proses penanaman sampai dengan panen.
“Aku senang ibu bisa menanam sayur kangkung sendiri,” tutur Fahri. (CM)
Editor: Rizqa Leony Putri