20 Orang di Garut Meninggal Dunia akibat HIV/AIDS, Dominan Hubungan Sesama Jenis
GARUT, iNews.id - Perkembangan kasus penularan HIV/AIDS di Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut Leli Yuliani mengatakan, pada tahun 2023 hingga bulan Agustus tercatat sebanyak 152 kasus HIV/AIDS, di antaranya 20 orang meninggal dunia.
"Sementara tahun 2022 ada 212 kasus dan 61 orang mmeninggal dunia. Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Garut tergolong tinggi setelah dilakukan screening secara intensif," ujar Leli Selasa (26/9/2023).
Leli Yuliani memaparkan, indikator penyebab tingginya kasus HIV/AIDS ini akibat terjadinya hubungan seksual sesama jenis dan narkoba.
"Kemungkinan sampai akhir tahun 2023, penularan kasus HIV/AIDS akan terus bertambah seiring dengan peningkatan screeningnya," katanya.
Dia menambahkan, perawatan serta pengobatan bagi pengidap HIV/AIDS tidak hanya dapat dilakukan di rumah sakit.