174 Unit Gardu Terendam Banjir, PLN Putus Aliran Listrik di Beberapa Wilayah Garut
Pemutusan aliran listrik dilakukan untuk keselamatan. Saat ini, PLN terus berupaya melakukan pemulihan listrik di lokasi terdampak banjir jika semua jaringan listrik sudah dalam kondisi baik.
"Aliran listrik akan kembali kami aktifkan bila kondisi sudah benar-benar aman serta kedua belah pihak yaitu PLN dan tokoh masyarakat menandatangani berita acara penyalaan listrik," tuturnya.
Agung Nugraha mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan di musim hujan dan banjir. Apabila air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter.
Diketahui, sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Garut terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (15/7/2022) sore hingga malam, memicu Sungai Cimanuk dan anak sungainya meluap.
Delapan kecamatan yang terendam banjir antara lain, Cikajang, Cilawu, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Garut Kota, Karangpawitan sebagian, Banyuresmi, dan Cibatu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Satriabudi mengatakan, petugas masih mendata dampak bencana banjir di masing-masing wilayah tersebut. Pelaporan dampak bencana dilakukan oleh pihak terkait di masing-masing kecamatan.
"(banjir) akibat curah hujan intensitas tinggi dari jam 16.00 sampai 20.00 WIB (Jumat 15/7/2022). Hari ini (Sabtu 16/7/2022) masih kondisi hujan di Garut," kata Kepala Pelaksana BPBD Garut.
Editor: Agus Warsudi