141 Santri Terpapar Virus Corona, Ponpes Asyifa Subang Ditutup
Selanjutnya, pengelola ponpes mendata anak-anak yang bergejala ringan, seperti flu dan batuk. Bagi yang berjala direkomendasikan diperiksa konsulan atau dokter ponpes. "Kebetulan di Ponpes Asyifa ada tiga dokter," ujarnya.
Hasanah memastikan, santri yang terpapar Covid-19 tertangani dengan baik. Dari 141 yang positif terpapar, sebanyak 20 anak telah negatif Covid-19.
"Proses belajar mengajar untuk sementara kami hentikan. Nanti dilanjutkan dengan PJJ (pembelajaran jarak jauh), sambil menanganangi anak-anak yang terpapar," ucap Hasanah.
Hasanah mengemukakan, pengelola pesantren belum mengetahui penyebab banyak santri terpapar Covid-19. Sebab selama ini, Ponpes Asyifa telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Bahkan tidak boleh ada orang tua yang berkunjung dan santri pun tidak boleh pulang semenjak masuk pada September 2020 lalu.
Sementara itu, Kadinkes Subang dr Maxi mengatakan, kasus Covid-19 di Kabupaten Subang masih tinggi. Penambahan terjadi dari klaster pondok pesantren.
"Ada satu ponpes yang melaporkan dengan kasus 141 orang (positif terpapar Covid-19. Tapi mereka telah melakukan penanganan dengan baik. Telah dilakukan tracing. Yang negatif dipulangkan. Sedangkan yang positif masih berstatus isolasi di dalam kampus," kata dr Maxi.
Editor: Agus Warsudi