Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung, Ditemukan Sudah Kaku dalam Tenda
Advertisement . Scroll to see content

114 Warga Karikil Tasikmalaya Keracunan Nasi Kuning saat Acara Ulang Tahun

Kamis, 08 Oktober 2020 - 18:35:00 WIB
114 Warga Karikil Tasikmalaya Keracunan Nasi Kuning saat Acara Ulang Tahun
Para pasien yang keracunan dirawat di SD Puspasari yang berada di belakang Puskesmas Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Kamis (8/10/2020). (Foto: iNews/Asep Juhariyono)
Advertisement . Scroll to see content

TASIKMALAYA, iNews.id - Warga Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami keracunan massal setelah makan nasi kuning di acara ulang tahun seorang anak. Sedikitnya, sudah 114 orang yang keracunan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Titie Purwaningsari mengatakan, warga yang keracunan sebagian besar anak-anak. Empat orang warga di antaranya harus dirujuk ke RSUD Dokter Soekardjo karena mengalami kejang-kejang.

"Berdasarkan hasil pendataan di lapangan jumlah korban keracunan hingga saat ini sebanyak 114 orang. Sebanyak 89 korban bergejala sedang, 4 orang bergejala berat dan 21 orang bergejala ringan," kata Titie Purwaningsari, di lokasi kejadian, Kamis (8/10/2020).

Titie menambahkan, pihaknya juga sudah mengambil sampel makanan berupa sisa nasi kuning beserta lauknya yang disajikan dalam acara ulang tahun tersebut. Pihaknya menduga, kasus keracunan massal seperti ini karena ada salah satu bahan makanan yang terkontaminasi bakteri.

"Kejadian seperti ini bisa terjadi di mana saja. Mungkin makanannya ada yang terkontaminasi bakteri. Diduga ini dari nasi kuning yang biasanya dari santannya. Soalnya, kalau sayuran masih bisa terlihat secara kasat mata apakah masih segar atau sudah layu," kata Titie.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut