Warga Desa Bondalem Buleleng Kembalikan Beras Tak Layak Konsumsi
Hal ini juga telah dilaporkan ke Bulog. Saat ini, Bulog telah menyiapkan beras pengganti dengan kualitas bagus yang baru datang dari Nusa Tenggara Barat (NTB).
Agar tak membebani para relawan di Desa Bondalem untuk memecah beras menjadi beberapa bagian, Suyasa meminta beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk membantu. Mereka akan mengemas beras masing-masing 2,4 kilogram per jiwa untuk kebutuhan enam hari.
“Rencananya Sabtu atau Minggu akan dikirim lagi kekurangannya sekitar 30 ton. Untuk pengemasannya akan dibagi, satu dinas akan mengemas 1 ton,” kata Suyasa lagi.
Menurut Suyasa, untuk pengemasan beras, tetap memperhatikan protokol Covid-19. Pegawai yang dikerahkan tidak boleh lebih dari 15 orang, maksimal hanya 10 pegawai saja agar tidak menimbulkan kerumunan. Jaraknya juga diatur minimal 2 meter.
“Jika sudah dikemas per 2,4 kilogram, saat didistribusikan ke Bondalem, langsung dibagikan oleh relawan ke warga,” ucap Suyasa.
Editor: Dewi Umaryati