Verifikasi Hotel di Bali Dikebut Jelang Pembukaan Pariwisata untuk Wisatawan Asing
Namun pengawasan berkala tetap akan dilakukan terhadap hotel tersebut. Sertifikat bisa saja dicabut bila hotel kedapatan melanggar protokol kesehatan yang diatur pemerintah.
"Apakah ada sanksi? Iya sertifikat itu akan dicabut," tuturnya.
Kendati demikian dia meyakini pengelola hotel di Bali memiliki pemahaman yang baik dalam penerapan protokol kesehatan. Sebab hal itu akan berpengaruh pada daya saing usaha mereka dan kepercayaan wisatawan yang datang.
Menurutnya, tim verifikasi lebih khawatir dengan sektor lain di pariwisata yang masih belum sadar menerapkan syarat administrasi dan penerapan protokol keseheatan seperti di sejumlah destinasi wisata
"Sektor-sektor lain ini yang memerlukan perhatian lebih. Sedangkan teman-teman hotel komitmennya sudah luar biasa," katanya.
Sementara itu, salah satu pengelola hotel di Bali, I Made Ramia Adnyana mengaku senang dengan adanya verifikasi dari pemerintah terhadap hotel yang dikelola. Menurutnya, verifikasi dan penerbitan sertifikat tersebut justru membantu membangun kepercayaan wisatawan asing untuk datang lagi ke Bali.
"Kami justru berterimakasih tim verifikasi melakukan ini dengan serius. Karena tujuan verifikasi ini untuk building trust agar mereka wisatawan asing mau datang kembali ke Bali," ujarnya.
Editor: Reza Yunanto