Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, pelaku MZ WNA Singapura berhasil diamankan dalam waktu sekitar 3 jam setelah korban ditemukan.
Pelaku MZ kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik masih mendalami keterlibatannya dalam dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban tewas.
Berdasarkan keterangan saksi, AS dan adiknya bekerja di sebuah tempat biliar di Jalan Nakula, Kuta. Korban juga disebut beberapa kali terlibat perselisihan dengan pacarnya terkait persoalan asmara.
Jenazah AS telah dibawa untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui penyebab kematian dan menjadi bagian dari proses penyidikan.
“Saat ini pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif dan jenazah korban tengah dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban," ujarnya dikutip Jumat (17/7/2026).
Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiarta mengatakan, polisi masih memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan sementara, korban tewas diduga akibat kekerasa benda tumpul di bagian leher.
"Pelaku tidak terima diajak putus oleh korban, ketika itulah korban dicekik pelaku hingga tewas," katanya.
Editor: Donald Karouw