Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Gadis Desa di Labusel Menikah dengan Pria Inggris, Kenal via Medsos
Advertisement . Scroll to see content

Sosok Sarah Gilbert, Penemu Vaksin AstraZeneca yang Tak Berharap Keuntungan dari Hak Paten

Senin, 19 Juli 2021 - 13:40:00 WIB
Sosok Sarah Gilbert, Penemu Vaksin AstraZeneca yang Tak Berharap Keuntungan dari Hak Paten
Sarah Gilbert, ilmuwan Universitas Oxford, Inggris penemu vaksin AstraZeneca. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Di luar semua prestasi itu, ada satu keunggulan lain yang dimiliki Gilbert: rasa kemanusiaan yang tinggi. Dia rela melepaskan hak paten atas vaksin Covid yang dia kembangakan bersama Oxford-AstraZeneca. 

Sudah menjadi rahasia umum, hak paten menjadi rebutan para kapitalis untuk meraup pundi-pundi uang dengan sebanyak-banyaknya. Dengan hak paten atas vaksin Covid, seorang ilmuwan bisa menjadi superkaya.

Namun, Gilbert mengesampingkan ambisi semacam itu. Dia lebih memilih untuk tidak mengklaim semua hak kekayaan intelektual atas vaksin temuannya. Gilbert berharap, dengan cara begitu harga vaksin bisa murah sehingga dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut