Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam
Advertisement . Scroll to see content

Mahasiswa Harvard Transgender Meninggal di Bali, Keluarga Tak Percaya Keterangan Polisi

Jumat, 26 Agustus 2022 - 09:40:00 WIB
Mahasiswa Harvard Transgender Meninggal di Bali, Keluarga Tak Percaya Keterangan Polisi
Rodrigo Ventocilla Ventosilla (kiri). (Foto: The Crimson).
Advertisement . Scroll to see content

"Pernyataan keluarga Rodrigo menimbullkan pertanyaan yang serius yang pantas mendapatkan jawaban jelas dan akurat," tuturnya.

Ventocilla tercatat sebagai mahasiswa master administrasi publik di Harvard Kennedy School. Dia juga aktif sebagai aktivis Diversidades Trans Masculinas.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu. (Foto : Chusna Mohammad)
Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu. (Foto : Chusna Mohammad)

Polda Bali sebelumnya merilis kematian Ventocilla pada 11 Agustus 2022 di RSUP Sanglah. Warga negara Peru itu ditangkap polisi pada 6 Agustus 2022 karena membawa makanan dicurigai mengandung ganja.

Saat ditahan, Ventocilla muntah-muntah sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara. Namun karena kondisinya menurun, dia dirujuk ke RSUP Sanglah.

Setelah meminum obat, Ventocilla muntah-muntah dan kejang. Dokter menyatakan Ventocilla meninggal pukul 15.10 Wita.

"Penyebab kematian sesuai pemeriksaan tim dokter yaitu kegagalan fungsi tubuh yang menyebabkan gangguan fungsi ginjal dan hati serta susunan saraf sampai ke otak pasien," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Stefanus Satake Bayu.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut