Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam
Advertisement . Scroll to see content

Mahasiswa Harvard Transgender Meninggal di Bali, Keluarga Tak Percaya Keterangan Polisi

Jumat, 26 Agustus 2022 - 09:40:00 WIB
Mahasiswa Harvard Transgender Meninggal di Bali, Keluarga Tak Percaya Keterangan Polisi
Rodrigo Ventocilla Ventosilla (kiri). (Foto: The Crimson).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mahasiswa Harvard Kennedy School, Rodrigo Ventocilla Ventosilla (32) meninggal di rumah sakit di Bali dalam status tahanan kepolisian. Dia disebut sebagai aktivis transgender di negaranya Peru.

Dilansir The Harvard Crimson, Ventocilla melakukan perjalanan bulan madu ke Bali bersama pasangannya, Sebastian Marallano pada 6 Agustus 2022. Saat tiba di bandara, Ventocilla ditahan polisi karena tuduhan kepemilikan narkotika.

Namun keluarga beranggapan lain. Ventocilla ditangkap karena tindakan diskriminasi rasial dan transfobia. Ventocilla juga kehilangan hak-hak dasarnya, dan keluarga serta kuasa hukum tak bisa mengetahui kondisinya.

"Keluarga Ventocilla dan pasangannya, Sebaastian Marallano meminta sistem peradilan Peru menyelidiki pelanggaran hak asasi manusia Rodrigo dan Sebastian untuk menjamim kebenaran, keadilan, dan pemulihan," tulis The Harvard Crimson, Rabu (24/8/2022).

Dekan Harvard Kennedy School, Douglas W Elmendorf dalam pernyataan tertulisnya menyatakan dukungan terhadap keluarga Ventocilla untuk mengusut kematian anaknya di Bali.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut