Kisah Perempuan di Bali Sembuh dari Corona, Sempat Takut Berakhir Kematian
Tiba di RSUP Sanglah, dia diminta melakukan cek darah dan rontgen toraks. Hasilnya, dia mengalami pneumonia dan menjalani isolasi selama lima hari di rumah.
Namun, selama lima hari isolasi di rumah, dirinya tidak mendapati kemajuan hingga memutuskan kembali ke RSUP Sanglah. Saat itu dia menjalani dua kali swab.
Hasil swab akhirnya menyatakan positif terjangkit corona. Saat itu juga dia memutuskan langsung menjalani rawat inap di RSUP Sanglah, Denpasar.
Selama 17 hari sejak 2 April sampai 19 April 2020 dia menjalani isolasi. Setelah dinyatakan positif terjangkit Covid-19, anggota keluarga di rumah menjalani tes. Dia bersyukur tak satu pun yang tertular.
"Dari paradigma masyarakat juga kita yang positif ini menjadi penular bagi mereka. Tapi setelah saya terkena Covid-19, beberapa anggota kami dan suami di tes dan mereka dalam kondisi sehat,” katanya.
Sembuh dari corona merupakan anugerah buat dirinya. Dia berpesan kepada pasien positif lainnya untuk tetap optimistis.
"Untuk pasien COVID-19 jangan takut, kita dapat melewati ini semua dan optimistis bisa kembali sehat,” ujarnya.
Editor: Reza Yunanto