Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Riau Bongkar Sindikat PMI Ilegal di Dumai, 68 Orang Diamankan Dalam Hutan
Advertisement . Scroll to see content

Gugus Tugas Covid-19 Bali Minta Warga Tak Tolak Karantina Pekerja Migran yang Baru Pulang

Sabtu, 18 April 2020 - 22:46:00 WIB
Gugus Tugas Covid-19 Bali Minta Warga Tak Tolak Karantina Pekerja Migran yang Baru Pulang
Sekda Provinsi Bali yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bali Dewa Made Indra saat meninjau kedatangan PMI di Pelabuhan Benoa. (Foto: Pemprov Bali)
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id –Penolakan dari masyarakat terkait tempat karantina bagi pekerja migran Indonesia yang kembali ke daerah setempat masih terjadi. Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bali Dewa Made Indra meminta agar jangan lagi ada penolakan tersebut dari masyarakat.

Made Indra yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Bali mengatakan, para pekerja migran yang datang telah menjalani prosedur pemeriksaan yang ketat di atas kapal. Namun, mereka tetap harus menjalani karantina di tempat yang telah ditentukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

“Sebagian besar yang datang ini adalah saudara-saudara kita, warga Bali. Semuanya telah menjalani prosedur pemeriksaan yang ketat di atas kapal dan astungkara, semua hasilnya negatif,” kata Dewa Indra saat meninjau kedatangan Kapal Spectrum of The Seas di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Sabtu (18/4/2020).

Dewa Indra berharap kedatangan para pekerja migran Indonesia ini tidak membuat masyarakat Bali khawatir. Apalagi jika sampai membuat warga ketakutan sehingga berujung pada penolakan.

“Setelah menjalankan rapid test, semuanya akan kembali dikarantina di lokasi yang ditentukan kabupaten masing-masing. Setelah isolasi selama 14 hari, kembali dites untuk memastikan kembali bahwa para pekerja migran ini negatif. Jadi semestinya tidak ada lagi kekhawatiran berujung penolakan pada mereka,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut