Pemuka Adat Padangbai Jelaskan Insiden Penolakan Kapal Pembawa Bocah Sakit
KARANGASEM, iNews.id - Sebuah kapal yang mengangkut bocah sakit yang akan dirujuk ke RSUD Klungkung, Bali dilarang menurunkan penumpang di Padangbai. Kapal tersebut baru bisa menurunkan penumpang setelah mendapat bantuan Bupati Klungkung.
Terkait insiden penolakan itu, Bendesa Adat Padangbai, I Komang Nuriada memberi penjelasan. Dia menolak jika warga Padangbai disebut menolak membantu warga yang sakit.
Menurutnya, kapal tersebut datang tiba-tiba tanpa berkoordinasi dengan dermaga padahal saat itu sedang ada pembatasan aktivitas terkait pencegahan Covid-19.
"Sekitar pukul 17.30 Wita, tiba-tiba ada boat cepat langsung merapat di Dermaga Rakyat Padangbai tanpa ada komunikasi ataupun koordinasi terlebih dahulu dengan pihak KSOP Padangbai," katanya, Sabtu (18/4/2020).
Saat itu, kata dia, warga melihat kapal cepat tersebut sandar dan salah seorang penumpang yang memakai pakaian APD lengkap terlihat turun.