Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Bali Wayan Koster Sebut Virus Korona Turunkan Kunjungan 3.000 Turis Tiongkok

Rabu, 29 Januari 2020 - 07:39:00 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster Sebut Virus Korona Turunkan Kunjungan 3.000 Turis Tiongkok
Gubernur Bali Wayan Koster. (Foto: iNews.id/Bona Jaya)
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.idGubernur BaliWayan Koster menyebut, wabah virus korona yang terjadi di Wuhan berdampak pada kunjungan wisatawan asal Tiongkok. Angka penurunannya mencapai ribuan pengunjung sepanjang Januari 2020.

"Ada penurunan sebanyak 3000 lebih pengunjung. Saya harap ini tidak berlangsung lama dan semoga Pemerintah Tiongkok bisa menuntaskan masalah hingga kunjungan wisatawan ke Bali kembali normal," ujar Wayan Koster dalam Rapat Pimpinan BNN di Denpasar, Selasa (28/1/2020).

Dia mengatakan, saat ini Bali sudah dalam posisi siaga. Baik dengan kesiapan alat pendeteksi di Bandara I Gusti Ngurah Rai maupun di pelabuhan. Namun sejauh ini, tidak terdeteksi ada virus corona yang masuk ke Bali.

Menurutnya, pariwisata ini sangat sensitif. Baik sensitif dari segi keamanan, juga isu yang mengkhawatirkan para wisatawan. Salah satunya, soal penyebaran virus korona.

"Jadi bulan ini saja itu penurunannya mencapai 3.000 lebih wisatawan dari Tiongkok. Kami tentu terus berupaya mencegah sehingga tidak berpengaruh terhadap kunjungan dari negara-negara lain ke Bali," kata Koster.

Dia menambahkan, Bali sangat bergantung pada kondisi pariwisata yang dapat mempengaruhi struktur ekonomi masyarakat. Lebih dari 50 persen perekonomian di Bali disumbang sektor pariwisata. Selain itu, Bali juga menjadi penyumbang pintu masuk terbesar wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.

“Hampir 39 persen wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia itu masuk dari Bali. Hanya pariwisata sumber ekonomi bagi masyarakat karena Bali tidak punya minyak, batu bara maupun emas. Jadi hanya punya budaya yang menjadi daya tarik sehingga pertumbuhan pariwisata di Bali ini menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” ujar Koster.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut