Gubernur Bali Sarankan Tembak Mati Penjahat Narkoba
"Diperlukan pencegahan, setiap keluarga sebisa mungkin tidak menggunakan narkoba termasuk kalian (wartawan) pegawai dan juga saya. Kalau semua orang tidak pakai, maka tidak laku barang itu. Hanya itu yang mungkin," ungkapnya.
Akan tetapi, bisnis barang haram tersebut seungguh sangat menjanjikan dengan iming-iming keuntangan yang luar biasa. "Tapi orang nekat belinya murah jualnya mahal. Mereka tidak takut lagi sama hukuman kecuali mungkin ditembak mati. Itu saja enggak takut," ujarnya.
Diketahui, kepolisian bersama bea cukai membongkar pabrik tembakau gorila di sebuah rumah di kawasan Jalan Tunjung Sari, Padang Sambian, Denpasar, Bali. Selain mengamankan dua pelaku, petugas juga menyita peralatan pembuat tembakau gorila, sejumlah zat kimia, dan 30 kilogram tembakau gorila siap edar. Kedua pelaku kini menjalani penyidikan di Bareskrim Mabes Polri.
Penggerebekan tersebut mendapat apresiasi dari Pastika. Dia berharap, semakin banyak lagi kasus narkoba yang terungkap. "Salut sama kepolisian bisa nangkap itu (pabrik tembakau gorila) termasuk (kasus) yang lain-lain juga. Kenapa ada hampir dua kilogram berartikan konsumsinya banyak," ucapnya.
Editor: Achmad Syukron Fadillah