Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China
Advertisement . Scroll to see content

Fakta-Fakta Penemuan KRI Nanggala 402, Badan Tekan Terkubur di Kawah Dasar Laut

Rabu, 19 Mei 2021 - 10:26:00 WIB
Fakta-Fakta Penemuan KRI Nanggala 402, Badan Tekan Terkubur di Kawah Dasar Laut
Panglima Koarmada II Laksamana Muda Iwan Isnurwanto menyampaikan perkembangan evakuasi KRI Nanggala 402 di Denpasar, Selasa (18/5/2021).
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id - TNI Angkatan Laut terus melakukan evakuasi KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan Bali. Tiga bagian utama kapal selam tersebut telah ditemukan. Namun badan tekan (pressure hold) belum ditemukan.

Panglima Koarmada II Laksamana Muda Iwan Isnurwanto dalam konferensi pers di Lanal Denpasar, Selasa (18/5/2021), menyampaikan proses evakuasi mendapat bantuan dari beberapa negara.

Salah satunya China yang menurunkan tiga kapal untuk mendeteksi dan  mengangkat serpihan KRI Nanggala 402 yang tenggelam di kedalaman 850 meter.

Berikut fakta-fakta terkini evakuasi KRI Nanggala yang dihimpun iNews.id: 

1. Anjungan, buritan, dan haluan KRI Nanggala 402 ditemukan

Setelah hampir sebulan dinyatakan tenggelam, kapal selam KRI Nanggala 402 akhirnya ditemukan. Tiga bagian utama kapal selam buatan Jerman tersebut ditemukan lokasinya. Tiga bagian utama tersebut yakni anjungan, buritan, dan haluan.

"KRI Rigel bersama dengan MSV Rescue telah mendapat data lokasi bow section atau haluan, sail section atau anjungan yang ada nomornya 402, dan stern section atau buritan," ujar Laksamana Muda Iwan Isnurwanto.

Lokasi tiga bagian utama KRI Nanggala 402 ditemukan di kedalaman 839 meter.
Lokasi tiga bagian utama KRI Nanggala 402 ditemukan di kedalaman 839 meter.

2. KRI Nanggala 402 sulit diangkat

TNI AL telah menemukan tiga bagian utama kapal selam KRI Nanggala 402 yakni haluan (bow section), anjungan (sail section), dan buritan (stern section). Namun TNI AL menghadapi kesulitan untuk mengangkat tiga bagian kapal selam tersebut ke permukaan.

Laksamana Muda Iwan Isnurwanto mengatakan kesulitan itu lantaran berat masing-masing bagian itu mencapai belasan ton. Bagian yang paling memungkinkan untuk diangkat yakni anjungan (sail section) dan buritan (stern section).

"Mereka (China) kesulitan mengangkat. Yang bisa diangkat sail section dan stern section. Kalau sudah bisa diangkat akan dibawa ke Lanal terdekat di Banyuwangi," tuturnya.

Serpihan ringan KRI Nanggala 402
Serpihan ringan KRI Nanggala 402

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut