Corona Mewabah, Ini Strategi Pemkot Denpasar Jamin Kebutuhan Warga
Berikutnya Satpol PP, Kesbangpol dan aparat memastikan keamanan dan ketertiban selama proses distribusi serta keamanan dan ketertiban di masyarakat.
Selanjutnya Bagian Kerja sama menggalang Kemitraan dan Tanggung Jawab Sosial (CSR) dengan pihak perusahaan swasta, Dinas Perindag mengawal perekonomian dan pangan, Dinas Sosial dan DMPD melaksanakan validasi data, merancang kebutuhan anggaran, dan kecamatan serta pemerintah desa dan kelurahan memvalidasi data masyarakat terdampak dan mendistribusikan bantuan.
Strategi berikutnya yaitu Perlindungan Sosial dengan melibatkan beberapa OPD terkait. Seperti Dinas Ketenagakerjaan dengan program bursa kerja, kartu pra-kerja, wirausaha muda Denpasar, pelatihan dan sertifikasi rofesi, dan pelatihan online. Dinas Sosial dengan bantuan sosial berupa sembako kepada 3.058 kelompok penerima manfaat termasuk ODP dan PDP yang kurang mampu dengan metode jemput bola menggunakan e-waroeng.
Dia mengatakan, Pemkot Denpasar akan menerapkan bantuan Sosial sebesar Rp150 ribu per hari bagi masyarakat kurang mampu yang terjangkit COVID-19.
Selain itu, perlindungan anak dengan keringanan membayar SPP serta kebijakan tanpa drop out (DO), pengendalian inflasi, keringanan kredit, serta menjaga daya beli dan stabilitas perekonomian.
"Tentunya upaya ini merupakan komitmen besar wali kota dan wakilnya guna menjamin kebutuhan dasar masyarakat jika nantinya kemungkinan terburuk harus kita hadapi bersama, namun demikian kami berharap seluruh masyarakat selalu mengikuti arahan pemerintah dan meningkatkan kewaspadaan, dan semoga wabah COVID-19 ini segera berlalu," katanya.
Editor: Reza Yunanto