Cegah Korona, Penumpang Asal Korsel Wajib Lewat Jalur Khusus di Bandara Ngurah Rai
Selain menyiapkan jalur khusus penumpang, pengelola Bandara Ngurah Rai juga menyiapkan area parkir khusus, jalur pelayanan keimigrasian khusus, conveyor belt khusus serta jalur kepabeanan khusus untuk penumpang yang baru turun dari pesawat yang berasal dari Korea Selatan.
"Langkah ini dalam upaya untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus corona melalui penumpang yang berasal dari Korea Selatan," katanya.
Herry menjelaskan, setiap hari, Bandara Ngurah Rai melayani enam penerbangan untuk rute penerbangan langsung dari dan ke Bandara Incheon di Seoul, Korea Selatan.
Yaitu dua dari maskapai Garuda Indonesia, dan empat penerbangan dari maskapai penerbangan Korean Air.
Dia menambahkan, kebijakan jalur khusus penumpang itu juga berlaku bagi kru kabin tiap-tiap maskapai.
Apabila ditemukan penumpang suspect virus korona, akan segera dibawa ke ruang pemeriksaan lanjutan. Apabila diperlukan, penumpang akan dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19 di Bali.
"Untuk jalur yang dilewati oleh penumpang yang masuk dalam kategori tersebut, kami juga langsung melakukan proses desinfeksi sebagai wujud eskalasi langkah pencegahan," ujar Herry.
Editor: Reza Yunanto