Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali
Advertisement . Scroll to see content

Berlinang Air Mata, Suporter Indonesia yang Ditahan Polisi Diraja Malaysia Tiba di Bali

Selasa, 26 November 2019 - 09:19:00 WIB
Berlinang Air Mata, Suporter Indonesia yang Ditahan Polisi Diraja Malaysia Tiba di Bali
Suporter Indonesia yang sempat ditahan Polisi Diraja Malaysia, Iyan Ptada Wibowo, disambut para rekan-rekannya dengan lagu Indonesia Pusaka di Bandara Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Senin (25/11/2019). (Foto: iNews/I Gusti Bagus Alit W)
Advertisement . Scroll to see content
Suporter Indonesia yang sempat ditahan Polisi Diraja Malaysia, Iyan Ptada Wibowo, disambut para rekan-rekannya dengan lagu Indonesia Pusaka di Bandara Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Senin (25/11/2019). (Foto: iNews/I Gusti Bagus Alit W)

Iyan Ptada Wibowo dan Rifki Chorudin akhirnya dibebaskan pada Minggu (24/11/2019). Sementara Andreas Setiawan masih menjalani penahanan atas tuduhan ancaman teror bom yang diunggah di media sosial.

Meski telah dibebaskan oleh Polisi Diraja Malaysia, Iyan masih merasa sedih. Satu rekannya, Andreas Setiawan, masih ditahan. Dia berharap Andreas juga bisa segera dibebaskan dan kembali ke Tanah Air. Sebab, sesungguhnya Andreas tak berniat maupun sengaja untuk meneror seperti yang dibuatnya di media sosial.

“Perasaannya masih belum lengkap karena saudara saya masih di sana (Andreas). Mudah-mudahan kawan kami yang di ada sana juga segera bebas karena itu semata-mata, tidak ada niat, tidak ada unsur untuk berkata seperti itu,” kata Iyan.

Suporter Indonesia yang sempat ditahan Polisi Diraja Malaysia, Iyan Ptada Wibowo di Bandara Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Senin (25/11/2019). (Foto: iNews/Bagus Alit)

Iyan bercerita, selama masa penahanan, mereka mendapat perlakuan baik dari Polisi Diraja Malaysia. “Selama kami di sana, alhamdulillah polisi di sana baik. Intinya kami juga mau kooperatif, alhamdulillah konsisten,” katanya.

Iyan Ptada Wibowo menyebutkan, pembebasan dirinya juga berkat bantuan suporter Indonesia yang ada di Malaysia. Mereka rela gotong royong membantu segala keperluannya, termasuk membayar akomodasi maupun menyewa pengacara sehingga proses hukum yang membelitnya bersama kedua rekannya bisa segera diselesaikan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut