7 Remaja Terseret Arus Sungai Ayung di Ubud Bali, 1 Ditemukan Tewas
Penuturan seorang warga Desa Sayan, Ketut Parsa, ditengarai korban tidak mengenal kondisi sungai sehingga terjadi musibah yang menimbulkan korban jiwa. Sebab, jika korban warga sekitar, tentu mengetahui derasnya arus sungai tersebut. “Korban mungkin tidak bisa berenang dan bukan berasal dari daerah ini. Jadi kemungkinan tidak terlalu tahu soal arus bawah sungai yang cukup kuat. Ditambah, mereka mungkin sedang bergembira bermain air dengan teman-temannya, sehingga tidak menyadari saat ada ancaman bahaya,” ujarnya.
Selama pencarian, orang tua korban Ni Nyoman Santini, warga Sidemen, Karangasem, terus menangis histeris. Teman-teman korban juga tak kuasa menahan kesedihan dan ikut menangis.
“Petugas menyusuri aliran sungai dan menemukan korban di jarak 1,5 kilometer dari lokasi pas hilang. Informasinya, jenazah akan langsung dibawa ke rumah duka di wilayah Karangasem, karena pihak keluarga menolak untuk diautopsi,” kata Kapolsek Ubud, Kompol I Made Raka Sugita.
Editor: Donald Karouw