7 Remaja Terseret Arus Sungai Ayung di Ubud Bali, 1 Ditemukan Tewas
GIANYAR, iNews.id – Tangis histeris keluarga dan teman-teman I Komang Andika (12) pecah saat relawan dan petugas kemanusiaan menemukan jasad remaja tersebut di tepian Sungai Ayung, Ubud, Gianyar, Sabtu (10/3/2018). Dia menjadi satu-satunya korban tewas dari enam lainnya yang terseret air saat mandi di aliran sungai tersebut.
Informasi yang dihimpun iNews, peristiwa berawal saat korban bersama enam teman sekolahnya di SMPN 2 Ubud, sedang menikmati akhir pekan dengan berenang dan mandi di sungai. Mendadak mereka diterjang aliran deras sungai hingga terbawa arus. Keenam temannya berhasil menyelamatkan diri, namun korban hilang terseret arus.
Mereka lalu mengabarkan peristiwa itu kepada warga dan keluarga korban. Warga meneruskan informasi itu kepada petugas gabungan SAR, BPBD, dan Polair, yang langsung terjun ke lokasi melakukan pencarian.
Relawan dan petugas menggunakan perahu karet menyisir aliran sungai. Sejumlah anggota bahkan menyelam untuk mencari keberadaan korban. Tak hanya memanfaatkan peralatan modern, sejumlah warga setempat membantu proses pencarian dengan teropong spiritual. Mereka terus menerus membunyikan gambelan gong dengan harapan agar penghuni sungai tidak menghalangi pencarian korban.
Tak berapa lama, petugas mendapat korban di tepi sungai, berjarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi hilang. Namun sayangnya, saat ditemukan kondisi korban sudah terbujur kaki tak bernyawa. Petugas langsung mengevakuasi dan memindahkan jenazah itu untuk dibawa ke rumah sakit.