“Kita juga mengerahkan Alut Posal Pengambengan ke lokasi,” ucapnya.
Dia menuturkan, dari informasi yang diterimanya, sebelum terbakar, KM Maluku Jaya awalnya diikat dengan dua kapal lainnya yakni, KM Bina Sentosa dan KM TKF 8.
“Saat semua kru melakukan persiapan dan menarik jangkar, tiba-tiba tercium bau hangus. Nakhoda kemudian menghentikan mesin dan mencari sumber api yang diduga berasal dari kamar abk di ruang tengah,” katanya.
Namun, ruang mesin yang awalnya diduga menjadi sumber kebakaran ternyata tidak ditemukan kobaran api. Nakhoda dan kru kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya di dalam kapal.
“Tapi api dengan cepat membesar dan tidak mampu ditangani oleh kru. Tidak ada korban jiwa, semua ABK yang berjumlah 9 orang selamat,” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki