BADUNG, iNews.id - Virus korona berdampak pada sepinya kunjungan turis di kawasan wisata Tanjung Benoa, Kabupaten Badung, Bali. Sepinya kunjungan membuat dua pengelola wahana permainan air (watersport) tutup.
"Dua operator yang tutup sementara itu memang bekerja sama dengan agen perjalanan China, mereka biasanya handle wisatawan asal China. Makanya, dengan tidak adanya wisatawan asal China karena virus corona ini mereka terpaksa tutup dan merumahkan karyawannya," ujar Ketua Gabungan Usaha Wisata Tirta (Gahawisri) Badung, Nyoman Wana Putra, Selasa (11/2/2020).
Dia mengatakan, dari 2 operator tersebut ada sekitar 100 orang karyawan yang dirumahkan sementara. Mereka terpaksa tidak dapat bekerja karena di operator wisata air yang tutup itu jarang mendapatkan tamu wisatawan dari negara selain China.
Menurutnya, operator lainnya juga mulai merasakan hal yang sama. Jika kondisi sepi ini berlangsung lama, operator watersport yang tutup akan bertambah.
"Untuk operator lain juga sudah mulai terdampak dan mereka mengeluhkan sepinya pengunjung. Tapi mereka masih bisa buka sembari mempelajari informasi dan menanti perkembangan virus ini," katanya.