Terungkap, Peretas Database Kejagung Ternyata Pelajar 16 Tahun
Jumat, 19 Februari 2021 - 16:40:00 WIB
Leonard kemudian menjelaskan bahwa data-data yang dijual dalam situs forum online bersifat terbuka untuk umum dan dapat diakses secara langsung di website resmi Kejaksaan RI.
Dia memastikan data itu tidak berhubungan langsung dengan database kepegawaian kejaksaan. Selain itu, informasi perkara-perkara yang dimuat dalam situs itu pun juga dapat diakses oleh publik.
"Didapat kesimpulan bahwa user tersebut adalah user untuk masuk ke dalam website Kejaksaan," ujar Leonard. Setidaknya ada 3.086.224 data yang dibobol dan diperjualbelikan dengan harga sekitar Rp400.000
Editor: Reza Yunanto