Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Gagalkan Pengiriman Emas 2,3 Kg Diduga Hasil Tambang Ilegal, 3 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Tancap Gas! Pj Gubernur Babel Bakal Tertibkan Tambang Ilegal di Marbuk, Pungguk dan Kenari

Kamis, 26 Mei 2022 - 08:38:00 WIB
Tancap Gas! Pj Gubernur Babel Bakal Tertibkan Tambang Ilegal di Marbuk, Pungguk dan Kenari
Penjabat Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin mendatangi Kolong Marbuk, Pungguk, dan Kenari di Bangka Tengah, Rabu (25/5/2022). (Foto: iNews.id/Rachmat Kurniawan).
Advertisement . Scroll to see content

BANGKA TENGAH, iNews.id - Penjabat GubernurBangka Belitung Ridwan Djamaluddin mendatangi Kolong Marbuk, Pungguk dan Kenari di Bangka Tengah yang merupakan lahan eks PT Kobatin. Kedatangan Ridwan untuk memastikan tidak ada lagi penambangan ilegal di lokasi tersebut.

Menurut Ridwan, selama ini wilayah Marbuk dan sekitarnya ditambang secara ilegal. Sedangkan pemerintah ingin menambang di lokasi itu secara legal, namun tata ruangnya untuk permukiman.

"Kita jaga wilayah ini jangan sampai ada yang masuk dan menambang secara ilegal. Pak kapolres ada, pak dandim ada, dan saya terus berkoordinasi dengan kapolda karena kita mau jaga wilayah ini agar tidak lagi terjadi penambangan ilegal," tuturnya, Rabu (25/5/2022).

Ridwan mengatakan, jika masih ada penambang yang membandel agar langsung dilaporkan ke dirinya untuk ditindak.  Wilayah tersebut akan dijaga agar tidak ada aktivitas tambang ilegal dengan memasang portal mulai hari ini.

"Kalau masih ada penambang ilegal yang masuk, maka langsung telepon saya," ujar pria yang sebelumnya menjabat Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ini.

Ridwan mendatangi Marbuk didampingi Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, Direktur Pemanfaatan ATR BPN Indra Warpani dan jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut