PWNU Protes Keras Buku Felix Siauw Bacaan Wajib Siswa SMA di Babel
"Ada hal yang saya lihat dibuku ini seperti gambar panji HTI dan ada juga statement beliau di halaman 314 yang berbunyi melalui buku ini saya berharap dan memohon kepada Allah, agar dia berkenan menjadikan generasi Islam saat ini menjadi generasi para penakluk yang akan membenamkan ide-ide kufur, lalu menggantinya dengan ide-ide Islam yang orisinil,” katanya.
Kendati sudah dikeluarkan surat pembatalan kepada sekolah untuk membaca buku tersebut, Kiai Jaafar menilai ini salah satu kecerobohan yang sangat fatal.
"Perintah yang dikeluarkan dinas pendidikan bukan hanya kepada SMA/SMK Islam, karena disitu tidak di sebutkan secara spesifik. Mestinya ia sebagai Kadis Pendidikan harusnya membaca dulu, lalu mendiskusikan bisa ke NU dan Muhammadiyah," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Babel, Muhamamd Soleh, mengakui keteledorannya. Dia menekankan surat tersebut untuk diedarkan kesekolah SMA/SMK se-Babel.
"Memang betul kita yang buat surat edaran yang tertanggal 30 September, tapi penandatangannya itu pada tanggal 1 Oktober sore hari kemudian diedarkan pada pukul 19.00 WIB kesemua kepala sekolah," kata Soleh.
Editor: Kastolani Marzuki