PWNU Protes Keras Buku Felix Siauw Bacaan Wajib Siswa SMA di Babel
PANGKALPINANG, iNews.id – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bangka Belitung (Babel) memprotes keras kebijakan kepala Dinas Pendidikan (Disdik) yang mewajibkan siswa SMA/SMK membaca buku Muhammad Al Fatih 1453 karangan Felix Siauw. Protes itu dilayangkan melalui surat teguran ke Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan.
Ketua PWNU Babel, KH Jaafar Siddiq mengatakan, PWNU sudah mengirimkan surat ke Gubernur Babel untuk menindaklanjuti perihal surat kepala Dinas Pendidikan terkait kewajiban membaca buku Felix Siauw tersebut.
"Tadi pagi saya sudah menghubungi kepala Dinas Pendidikan Babel, terkait surat perintahnya ke sekolah-sekolah untuk membaca dan merangkum buku Muhammad Al Fatih karya Felix Siaw dan ternyata beliau sendiri belum pernah membaca buku ini, ini fatal sekali," kata Jaafar, Jumat (2/10/2020).
Dia mengatakan, kewajiban membaca buku karangan Felix Siaw dinilai memiliki agenda terselubung.
Menurut Jaafar, Kadis Pendidikan Babel tidak tahu bawah Felix Siaw merupakan aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), sebuah organisasi yang dilarang pemerintah Indonesia.