Kisah Ayu Ojol Korban Pembunuhan, Rela Ngojek karena Jadi Tulang Punggung Keluarga
Rencananya, korban akan berjualan mi tak jauh dari kediaman orang tuanya. Sedangkan sang ibu terkadang ikut membantu mencari nafkah dengan mengambil upah mencuci pakaian.
"Dia mau buka usaha jualan Mie Belitung, itu gerobaknya sudah ada, spanduknya sudah dibikin sama dia, cuma dia masih kekurangan modal," ujarnya.
Keluarga korban berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya, setimpal dengan perbuatan kejinya.
"Kami sudah ikhlas atas kepergian adik kami. Cuma kami ingin tahu bagaimana pelaku membunuh dan apa motif dia. Yang kami tangisi itu bukan kepergian dia, tapi saat dia lagi disakitin itu pasti manggil kami minta tolong. Kami hanya minta pelaku ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Kami percaya dengan polisi," kata Ita, dengan berurai air mata.
Sementara itu, polisi masih memburu terduga pelaku yang identitasnya sudah dikantongi. Polisi juga masih menunggu hasil autopsi yang hingga kini belum keluar.
Sebelumnya, warga di Jalan Sumedang, Kacang Pedang Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, digegerkan dengan penemuan mayat dalam karung, di sebuah penginapan Dewi Residence 2, pada Sabtu (14/11/2020) lalu.
Mayat itu ternyata Ayu Clara, yang hilang sejak Selasa lalu. Saat itu ia berpamitan keluar rumah untuk pergi ngojek. Kendaraan motor yang digunakan korban pun raib, diduga dibawa oleh pelaku usai melancarkan aksinya.
Editor: Ikhsan Firmansyah