Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
Advertisement . Scroll to see content

Keren, Sepeda Lipat Billiton Karya Anak Belitung Siap Bersaing di Pasar Internasional

Jumat, 26 Maret 2021 - 19:22:00 WIB
Keren, Sepeda Lipat Billiton Karya Anak Belitung Siap Bersaing di Pasar Internasional
Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman Djohan (tengah) menandatangani produk pertama sepeda lipat Billiton dengan nomor seri 01 bertanda bahwa Billiton siap mendunia . (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Ia menjelaskan, material tersebut digunakan di frame set, main frame, triangle, seat post, handle post, bottom bracket, hingga suspension block kemudian finishing menggunakan clear anodizing. Billiton dirakit menggunakan mesin CNC dengan tingkat presisi tinggi. Aksesorisnya juga diproduksi menggunakan mesin semi otomatis dengan teknisi profesional.

Sepeda lipat Billiton tersebut juga telah lulus Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan sistem pendampingan manajemen mutu ISO 9001:2015 dengan nomor SNI 1049:2008 NPB 1-120-002-210392-5.

"Inilah gambaran yang tidak main-main yang disuntikkan ke sepeda lipat Billiton, sepeda lipat karya anak bangsa. Walaupun mungil tapi memiliki kekuatan luar biasa. Mampu menahan beban hingga 120 kilogram," katanya.

Menurut dia, nama besar Billiton yang telah dikenal dunia akan sejarahnya adalah suatu pertaruhan untuk disematkan menjadi brand sepeda lipat. Sejarah mencatat bahwa Billiton pada era perdagangan rempah-rempah menjadi jalur maritim perdagangan internasional yang dikenal dengan nama Maritime Spice Route setelah zaman perdagangan melalui darat antara Cina dan Arab yaitu Silk Route (Jalur Sutera).

"Kami berharap masyarakat Babel untuk mendukung suksesnya acara launching sepeda lipat yang rencananya dilakukan di Belitung dan akan dihadiri oleh Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto, di kegiatan 'Tour de Babel' Mei dan Juni mendatang," ujarnya.

Dia menambahkan, UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia yang mempekerjakan sebagian besar tenaga kerja Indonesia harus dijaga. Pelaku UMKM pun dituntut untuk bisa lebih kreatif lagi.

"Pelaku bisnis khususnya UMKM harus bisa lebih peka dalam merespons perubahan perilaku masyarakat yang terjadi secara masif seperti ini. Hal ini harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM lokal," kata Gubernur Erzaldi.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut