BSSN Sebut 495 Juta Serangan Siber Terjadi di Indonesia Tahun 2020
PANGKALPINANG, iNews.id - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyebut kejahatan siber di Indonesia cukup tinggi. Pada 2020, BSSN mendeteksi 495 juta serangan siber atau meningkat dua kali lipat dari 2019.
Data itu diungkapkan Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan Badan Sandi dan Siber Negara, Yoseph Puguh, saat menghadiri peresmian Tim Tanggap Insiden Keamanan Siber Provinsi Bangka Belitung (Babel), di Pangkalpinang, Selasa (8/6/2021). Yoseph mendukung langkah Babel membentuk tim anti kejahatan siber.
"BSSN mendeteksi lebih dari 495 juta serangan siber tahun lalu. Angka ini naik dua kali lipat dibanding yang terjadi tahun 2019," kata Yoseph.
Dia melanjutkan, Presiden Jokowi telah menginstruksikan agar kejahatan siber dapat ditekan. Setidaknya dalam memproteksi data warga.
Menurut Yoseph, peran tim keamanan siber di Babel lebih pada pemulihan dari insiden penyerangan. Peran ini penting karena pada era perkembangan teknologi sekarang ini keamanan data menjadi prioritas.