Antisipasi Lonjakan Covid-19, Desa di Bangka Barat Diminta Sediakan Wisma Karantina
MENTOK, iNews.id - Sebagai langkah mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Bangka Barat, Satgas Covid-19 meminta aparatur desa untuk menyiapkan wisma karantina. Keberadaan wisma penting sebagai lokasi warga yang terkonfirmasi positif, menjalani karantina.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, M. Putra Kusuma menyebut, ketersediaan wisma karantina nantinya dapat mendukung pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.
"Jika dalam satu keluarga hanya ditemukan satu atau sebagian, maka pasien tersebut diarahkan untuk menjalani isolasi di wisma karantina desa atau kelurahan. Namun jika seluruh anggota keluarga yang positif Covid-19 maka perlu melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing," kata Putra, di Mentok, Bangka Barat, Jumat (30/4/2021).
Dikatakan, jumlah warga Bangka Barat yang saat ini masih wajib menjalani isolasi sebanyak 406 orang, sementara kapasitas Wisma Karantina Pemkab Bangka barat hanya 14 kamar.
Menurut dia, pola isolasi atau karantina di tingkat desa dan kelurahan akan memudahkan petugas dalam pemantauan, pengawasan, perawatan dan pemeriksaan para pasien, termasuk dalam menyalurkan bantuan makanan dan suplemen atau vitamin kepada para pasien karena terpusat dalam satu rumah atau bangunan.