Akui Teledor, Disdik Babel Batalkan Buku Felix Siauw Wajib Dibaca Siswa SMA
Soleh berdalih SE kewajiban membaca buku tersebut tidak lain untuk meningkatkan kemampuan literasi para siswa yang berkaitan dengan pendampingan kompetensi minimal 2021 sebagai pengganti ujian nasional.
"Di masa pandemi ini kita memberi siswa tugas untuk membaca guna meningkatkan kemampuan mereka. Cuma buku itu saja kita masukan karena melihat perjuangan Muhamamd Al Fatih yang sejak kecil sudah hafiz dan perjuangan dia merebut konstatinopel (Turki). Setelah mendapat informasi penulisnya pentolan HTI langsung kita batalkan," katanya.
Kebijakan Disdik Babel mewajibkan siswa SMA membaca buku felix Siauw tersebut langsung diprotes PWNU Babel. Protes itu dilayangkan melalui surat teguran ke Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan.
Ketua PWNU Babel, KH Jaafar Siddiq mengatakan, PWNU sudah mengirimkan surat ke Gubernur Babel untuk menindaklanjuti perihal surat kepala Dinas Pendidikan terkait kewajiban membaca buku Felix Siauw tersebut.
Dia mengatakan, kewajiban membaca buku karangan Felix Siaw dinilai memiliki agenda terselubung.
Editor: Kastolani Marzuki