Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Pelajar SD hingga SMA di PALI Sumsel Keracunan MBG, Dilarikan ke RS
Advertisement . Scroll to see content

Viral Ratusan Siswa 3 SMA di Sumba Barat Daya Diduga Keracunan Ikan Tongkol MBG

Rabu, 23 Juli 2025 - 22:07:00 WIB
Viral Ratusan Siswa 3 SMA di Sumba Barat Daya Diduga Keracunan Ikan Tongkol MBG
Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla saat menjenguk siswa korban keracunan makanan MBG. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SUMBA BARAT DAYA, iNews.id – Video seratusan siswa dari tiga SMA di Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial, Rabu (23/7/2025). 

Dari video yang beredar, menunjukkan suasana memilukan saat para pelajar, yang tampak lemas dan lunglai. Mereka berasal dari tiga sekolah yakni, SMA Negeri 1 Kota Tambolaka, SMK Don Bosco, dan satu SMA lainnya di wilayah tersebut.

Mereka kemudian dievakuasi ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas di antaranya Rumah Sakit Karitas Weetabula, Rumah Sakit Umum Reda Bolo, dan Puskesmas Radamata.

Salah seorang siswa, Melki mengungkapkan, menu ikan tongkol yang disajikan dalam program MBG diduga menjadi pemicu keracunan. “Ikan tongkolnya seperti bau tidak sedap, dan setelah makan, kami merasa mual dan pusing,” ujarnya.

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla mengungkapkan, ada 52 siswa dari tiga sekolah tersebut yang dirawat di rumah sakit diduga keracunan. 

“Kami sedang menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan untuk memastikan penyebab keracunan,” kata Ratu saat mengunjungi sejumlah siswa di RS Karitas Weetabula. Dia menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas menu MBG sebelum didistribusikan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut