Viral, Istri Polisi Ini Rela Donorkan Ginjal untuk Selamatkan Hidup Suami
Dwi mengatakan, dalam lima bulan terakhir, sang suami harus menjalani cuci darah tiga kali dalam seminggu. Dia sedih dan tidak tega melihat kondisi kesehatan suaminya yang kian hari kian memburuk.
“Saya sedih, melihat dan membayangkan kondisi suami setiap hari seperti itu. Sehari-hari juga tidak bisa lepas dari oksigen,” katanya.
Dwi dan suami kemudian mencoba mencari cara lain untuk pengobatan suaminya. Teman-teman dan saudara-saudaranya menyarankan agar suaminya mendapat transplantasi ginjal. Dwi kemudian mengonsultasikan rencana itu kepada dokter di Jakarta.
“Saya bertanya ke orang-orang, ke teman-teman juga, ada yang nyaranin untuk transplantasi. Seiring waktu, kami coba berkonsultasi ke Jakarta, dan ternyata memang transplantasi itu yang terbaik,” katanya.
Dalam perjalanan, ada keluarga yang bersedia menjadi pendonor ginjal. Namun dari pemeriksaan lanjutan, ternyata tidak cocok dengan suaminya. Akhirnya dokter menyarankan agar Dwi saja yang menjadi pendonor ginjal untuk suaminya. Berdasarkan analisis tim dokter, ginjalnya ternyata cocok sehingga langsung dilakukan operasi pada Jumat lalu.