Viral Gerak Cepat Praja IPDN Selamatkan Warga Tergeletak Lemas dalam Lumpur di Aceh Tamiang
"Berdasarkan keterangan keluarga, yang bersangkutan kemarin malam beraktivitas di sekitar lokasi dan kelelahan karena penyakit bawaan. Alhamdulillah ditemukan oleh Praja jam 9 pagi. Saat ini sudah kembali ke rumah dalam kondisi baik," tulisnya dalam akun tersebut dikutip Senin (5/1/2026).
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengirim Praja IPDN Aceh Tamiang untuk membantu percepatan pemulihan pascabencana. Total sebanyak 1.138 Praja IPDN ditugaskan ke wilayah tersebut.
“Totalnya 1.138. Hari ini kloter pertama 413 orang, besok 414 orang, kemudian 179 orang di kloter ketiga, dan 132 orang sudah lebih dulu berada di lokasi sebagai tim advance,” kata Tito kepada wartawan di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Sabtu (3/1/2026).
Tito menjelaskan Aceh Tamiang menjadi prioritas penanganan karena tingkat kerusakannya paling berat dibanding daerah lain di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Dua indikator utama pemulihan itu pemerintahan berjalan normal dan ekonomi hidup kembali. Di Aceh Tamiang, dua minggu lalu dua-duanya belum berjalan optimal,” ujarnya.
Dia menerangkan, Praja IPDN Aceh Tamiang akan bertugas selama satu bulan dan membawa perlengkapan kerja sendiri, mulai dari sekop, cangkul, hingga logistik pribadi. Mereka ditugaskan membersihkan kantor pemerintahan, mendampingi ASN daerah, serta membantu mengaktifkan kembali layanan publik yang sempat lumpuh akibat bencana.
Penugasan ini merupakan bagian dari kurikulum IPDN dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan menjadi komponen penilaian akademik Praja.
Editor: Donald Karouw