Sejumlah Lansia Ditipu, Modus Dijadikan Anggota Veteran dan Dijanjikan Dapat Tunjangan
Tidak berhenti sampai di situ, pelaku kembali mendatangi korban dan lagi-lagi meminta uang. Kali ini alasannya membereskan pengurusan para lansia untuk mendapatkan gaji veteran. Pelaku memasang tarif Rp300.000. Dengan begitu, korban telah memberikan total Rp700.000 kepada pelaku.
Korban baru menyadari telah menjadi korban penipuan setelah pelaku tidak kunjung datang lagi. Gaji veteran yang dijanjikan pelaku tidak pernah diterima korban.
"Sampai saat ini dia tak pernah datang lagi kemari, bahkan kami pun tak tahu harus mencarikan nya ke mana," kata Nek Tihawa.
Dari informasi di antara warga terungkap, bukan hanya Nek Tihawa yang menjadi korban. Beberapa lansia warga Desa Gampong Cut Langieng, Kecamatan Bandar Baru, juga ikut tertipu, seperti Fatimah dan Maimunah.
Modus pelaku sama, menjanjikan mereka terdaftar sebagai veteran dan akan menerima uang. Namun, para lansia ini harus terlebih dulu memberikan uang untuk pengurusan administrasi dan ongkosnya.
Pelaku juga masih masih berkeliaran. Para korban mengaku hendak melaporkan kasus ini ke polisi, namun mereka ragu. Apalagi, faktor usia membuat para lansia ini kesulitan beraktivitas. Kini para korban berharap pelaku beriktikad baik untuk mengembalikan uang mereka.
Sementara pelaku berinisial K yang dilaporkan melakukan penipuan terhadap para lansia ini tidak bisa dikonfirmasi karena keberadaannya tidak diketahui.
Editor: Maria Christina