Ratusan Pekerja PLTU 3-4 Nagan Raya Mogok Kerja, Diduga Gaji Telat Dibayar
SUKA MAKMUE, iNews.id - Ratusan tenaga kerja pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 Nagan Raya melancarkan aksi mogok kerja di gerbang pintu masuk lokasi proyek di kawasan Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, kabupaten setempat. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Nagan Raya pun menelusuri penyebabnya.
“Informasi yang kami terima, aksi mogok kerja tersebut diduga dipicu akibat terlambatnya pembayaran gaji para pekerja,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Nagan Raya, Teuku John Merly Betra, Selasa (14/3/2023).
Dia mengatakan aksi mogok kerja yang dilakukan ratusan pekerja tersebut karena para pekerja diduga belum mendapatkan pembayaran gaji selama empat hari. Para pekerja kemudian para pekerja melakukan aksi mogok.
Teuku John Merly mengatakan pihaknya mengetahui adanya aksi mogok kerja setelah mendapatkan kiriman video yang memperlihatkan aksi mogok kerja para buruh, yang selama ini bekerja di sebuah perusahaan subkontraktor Tianjin.
Sub kontraktor tersebut, kata Teuku John merupakan perusahaan yang selama ini menangani sejumlah bidang pekerjaan di PLTU 3-4, yang merupakan milik swasta dan termasuk investasi asing.