Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terkuak Motif Pengasuh Daycare di Banda Aceh Aniaya Balita, Emosi Sulit Makan
Advertisement . Scroll to see content

Hikmah di Balik Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Aceh, Ilmu Hitung Waktu Shalat

Selasa, 07 September 2021 - 10:10:00 WIB
Hikmah di Balik Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Aceh, Ilmu Hitung Waktu Shalat
Sejumlah warga berfoto saat terjadi fenomen hari tanpa bayangan di Probolinggo, Jatim, Selasa (13/10/2020). (Foto: iNews/Hana Purwadi)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengajak masyarakat untuk memperhatikan hari tanpa bayangan sebagai ilmu menghitung waktu dzuhur. Sebab saat matahari sedang berada di posisi lintang yang sama dengan pengamatan, artinya berada tepat di atas kepala.

Fenomena itu, kata Firdaus, dapat dimanfaatkan untuk menghitung waktu shalat dzuhur, dengan menambahkan 2-4 menit waktu ikhtiyat pada waktu kulminasi.

"Salat dzuhur dilaksanakan setelah tergelincirnya matahari dari titik zenith. Pada hari tanpa bayangan ini, kita dapat memanfaatkan event langit ini untuk kalibrasi waktu shalat di tempat masing-masing," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut