Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Bulan Belum Diperbaiki, Jalan Ambles di Pulogadung Makin Parah
Advertisement . Scroll to see content

Diiringi Selawat, Warga Buka Akses Jalan Enang-Enang Hasil Patungan Rp1 Miliar

Selasa, 07 Juli 2026 - 17:42:00 WIB
Diiringi Selawat, Warga Buka Akses Jalan Enang-Enang Hasil Patungan Rp1 Miliar
Warga Bener Meriah, Aceh sukses memperbaiki jembatan dan jalan yang rusak diterjang banjir bandang bermodalkan patungan Rp1 miliar. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BENER MERIAH, iNews.id – Akses Jalan Lintas Nasional Bireuen–Takengon di kawasan Tajuk Enang-Enang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, akhirnya kembali dapat dilintasi kendaraan. 

Pembukaan kembali akses jalan vital ini bukan bersumber dari proyek pemerintah, melainkan hasil keringat dan swadaya masyarakat. 

Ribuan warga merayakan momen pembukaan jalan ini dengan penuh haru setelah berhasil membangunnya kembali secara gotong royong dengan total sumbangan donasi mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Sebelumnya, jalan yang menjadi urat nadi penghubung wilayah Pantai Timur dan Dataran Tinggi Gayo, Aceh, ini sempat lumpuh total selama lebih dari enam bulan akibat bencana hidrometeorologi.

Suasana haru begitu menyelimuti lokasi saat prosesi pengguntingan pita dilakukan. Ribuan warga dari berbagai daerah memadati kawasan Tajuk Enang-Enang untuk menyaksikan langsung momen bersejarah tersebut. Pengguntingan pita dilakukan langsung oleh Sahrial, tokoh masyarakat setempat sekaligus penggagas gerakan swadaya ini. 

Warga meluapkan rasa syukur karena aktivitas ekonomi mereka kembali hidup. Sejak dihantam bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu, akses jalan lintas nasional tersebut terputus total karena jembatan rusak parah dan badan jalan tertimbun material longsoran yang masif. 

Karena tak kunjung ada perbaikan dari pihak terkait, warga yang geram dan dirugikan secara ekonomi akhirnya berinisiatif menggalang donasi. Uang yang terkumpul kemudian digunakan untuk membeli material, menyewa alat berat, membangun kembali jembatan, dan membuka jalan yang tertimbun secara gotong royong.

"Ini murni gerakan dari masyarakat yang rindu akan akses jalan mereka. Kami mengumpulkan dana hingga satu miliar rupiah lebih demi membuka kembali jalur ini," ujar Sahrial, penggagas gerakan swadaya tersebut, Selasa (7/7/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut