Bubur Asyura, Sejarah dan Tradisi Hidangan Khas Perayaan 10 Muharram
Saat itu Perang Badar sedang berlangsung. Usai perang, jumlah prajurit Islam menjadi lebih banyak.
Seorang sahabat Nabi Muhammad SAW kemudian memasak bubur. Namun jumlah makanan yang ia buat tak mencukupi karena jumlah prajurit yang begitu banyak.
Akhirnya Nabi Muhammad SAW memerintahkan para sahabatnya untuk mengumpulkan bahan apa saja yang tersedia untuk kemudian dicampurkan ke bubur tersebut agar jumlahnya cukup dan bisa didistribusikan pada semua prajurit.
Selain itu, 10 Muharram bertepatan juga dengan peristiwa penting dalam sejarah Islam. Yakni Perang di Karbala ketika Husain, cucu Nabi Muhammad SAW terbunuh.
Sejak itu, tradisi membuat bubur Asyura dilakukan kaum Muslim di berbagai belahan dunia tak terkecuali di Indonesia.