“Dari olah TKP awal memang menunjukkan bahwa keluarga ini dibunuh. Yang pertama dibunuh ibunya, setelah itu kedua anaknya, satu anak perempuan dan satu anak yang masih bayi,” katanya.
Dia mengatakan, polisi belum bisa mendapat keterangan dari anak korban yang selamat setelah melompat dari lantai 2 rumahnya. Pasalnya saat ini kondisi korban masih syok.
“Anak laki-laki yang selamat itu masih syok. Pelakunya yang kami duga suami ketiga korban untuk sementara masih kami cari dulu, masih kami kejar. Kami belum dapat info apa-apa mengenai suami ketiga korban itu,” kata AKP Indra T Herlambang.
Sementara itu, tetangga korban, Muhammad Dani mengatakan, pihaknya juga tidak mengetahui penyebab suami ketiga korban membunuhnya bersama dua anaknya. Warga setempat juga kaget setelah mengetahui kejadian sadis itu dari anak korban yang selamat.
“Ada anak korban yang meloncat dari lantai 2, dia lari menjumpai saudaranya dengan kondisi kakinya yang mau patah. Di situlah baru diketahui di rumahnya ada terjadi pembantaian oleh suami muda ibunya. Motifnya kami tidak tahu,” kata Muhammad Dani.
Hingga kini, polisi masih melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi mata untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Polisi juga masih memburu dan telah mengantongi nama pelaku yang merupakan warga Medan, Sumut.
Ketiga korban pembunuhan kemudian dibawa ke Puskesmas Muara Batu guna divisum. Selanjutnya jenazah ketiganya dibawa ke Rumah Sakit Cut Mutia (RSCM) Aceh Utara untuk diautopsi.
Editor: Maria Christina