Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Akselerasi Kendaraan Listrik, Ekosistem dan Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Advertisement . Scroll to see content

Pakai Baterai seperti Kendaraan Listrik, Koper Airwheel Dilarang Masuk ke Kabin Pesawat

Selasa, 16 Januari 2024 - 14:27:00 WIB
Pakai Baterai seperti Kendaraan Listrik, Koper Airwheel Dilarang Masuk ke Kabin Pesawat
Pengguna koper airwheel perlu mencermati peraturan baru dari pengelola bandara yang melarang tempat penyimpanan barang canggih itu masuk ke pesawat. (Foto: Istimewa/Airwheel)
Advertisement . Scroll to see content

Sebab, rata-rata dimensi koper airwheel lebih dari 20 inci. Belum lagi beratnya jika diisi barang bawaan melebihi batas maksimal koper yang boleh masuk ke kabin yakni tujuh kilogram.

Namun, yang perlu diingat Koper Airwheel menggunakan baterai seperti kendaraan listrik. "Baterei kan emang dilarang dibawa ke kabin. Aturannya ditulis di gerbang masuk kok. Apalagi ini pastu ukuran batereinya gede," tulis pemilik akun X @VredeAarde.

"Airwheel sudah dilarang sama Singapore Airline dan JAL. Dari pertama ini barang popular udah nanya sih, berat gak bisa masuk ke carry-on, baterei gak bisa masuk bagasi. Seller-nya diem pas ditanya gini," kata pemilik akun X @ygschiffer.

Sementara berdasarkan penelurusan jurnalis iNews Media di situs resmi Garuda Indonesia, mereka melarang kendaraan kecil menggunakan baterai litium, seperti airwheel, solowheel, hoverboard, mini-segway, balance wheel, dan lainnya. "Baik sebagai bagasi kabin maupun sebagai bagasi terdaftar," tulis situs resmi Garuda Indonesia.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut