Injak Usia 76 Tahun, Intip Perjalanan Bos PO Rosalia Indah dari Kernet Jadi Pemilik Ratusan Bus
Pada 1983, Pak Roso melihat peluang ketika bus Timbul Jaya hanya mengantar penumpang sampai Solo. Padahal, saat itu banyak penumpang dari Jawa Timur, tepatnya ke Blitar.
Akhirnya, Pak Roso mencari cara untuk membeli satu unit yang digunakannya untuk mengantar penumpang yang turun di Solo menuju Blitar. Bisnis tersebut berjalan baik dan menambah dua unit pada 1984.
Ini menjadi titik awal Pak Roso membangun PO bus. Tapi, itu tak serta-merta mengubahnya menjadi seseorang yang congkak. Dia tetap membumi dengan berpenampilan apa adanya.
“Saya tidak ada tampang pamer, saat jadi kondektur ya seperti ini dan sekarang jadi bos ya seperti ini. Penampilan kondektur saja,” ujarnya.
Penampilan sederhananya membuat Pak Roso sempat disangka sebagai salah satu pegawai PO Rosalia Indah ketika ada mahasiswa yang ingin menyewa bus.