Deretan PO Bus Besar Didirikan Perempuan, Ada Sampai 3 Generasi Punya Ratusan Armada dan SPBU
Dia mengaku hal menarik dalam bisnis angkutan bus (ekonomi) adalah bersaing rebutan penumpang. "Kalau datang ke terminal melihat rebutan penumpang," katanya.
Meski demikian, Bryan mengingatkan sesama PO bus terutama dalam satu jalur tidak saling mematikan. Namun, bersatu dan mencari solusi agar angkutan bus semakin diterima dengan baik. "Kalaupun bersaing adu pelayanan terbaik, bukan perang harga," ujar Bryan.
PO Tami Jaya - Mamiek Soekarno

Mendirikan sebuah PO bus biasanya dilakukan dengan perencanaan matang. Ini berbeda dengan PO Tami Jaya dibangun dari coba-coba, tapi sukses bertahan hingga sekarang
Butuh biaya besar dalam mendirikan PO bus, khususnya untuk membeli armada yang bernilai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Perizinan mendirikan perusahaan jasa transportasi juga tidak mudah.
Namun, PO Tami Jaya memiliki kisah yang berbeda ketika didirikan pada 1985, seorang perempuan Mamiek Soekarno. Keduanya awalnya merupakan pengusaha di bidang angkutan niaga untuk kebutuhan pertanian.