Deretan PO Bus asal Tasikmalaya, Paling Kaya di Indonesia Punya 2.500 Armada Beraset Triliun Rupiah
PO bus yang jadi andalan masyarakat Jawa Barat ini membuat berbagai terobosan di bidang transportasi darat. Diperkenalkan juga titik penjemputan baru selain dari terminal, seperti bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, dan kompleks perumahan.
Amir Mahpud merupakan seseorang yang bertanggung jawab di balik operasional bus yang bernaung di bawah PT Primajasa Perdanaraya Utama. Kini, PO Primajasa dikabarkan memiliki 1.000 unit bus dengan perjalanan Jakarta-Bandung dan sekitarnya.
4. PO Budiman

PO Budiman yang berbasis di Kota Tasikmalaya didirikan oleh Saleh Budiman. Dia meerintis usahanya dari jasa penyewaan truk. Kemudian, pada 1992, dia mengubah usahanya menjadi usaha angkutan bus dengan nama PO Budiman.
Bermodalkan 4 unit bus pertama, PO Budiman hanya melayani perjalanan dari daerah Tasikmalaya dan juga Ciamis. Kini, Budiman memiliki layanan yang cukup beragam, seperti penyewaan bus pariwisata, AKDP, dan AKAP.
PO Budiman melayani berbagai tujuan, seperti menuju Jabodetabek, Wonosobo, Cirebon, Semarang dan kota-kota lainnya di Pulau Jawa, seperti di Provinsi Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jogjakarta hingga ke Jawa Timur.
Budiman salah satu perusahaan otobus dengan jumlah armada yang cukup banyak di Indonesia, yaitu lebih dari 900 unit armada. Ini yang membuat mereka menjadi salah satu PO dengan unit bus terbanyak di Jawa Barat.
PO Budiman kini dipimpin oleh Dede Sudrajat yang merupakan salah satu orang terkaya di Tasikmalaya dengan kekayaan sebesar Rp15 miliar berdasarkan data LHKPN tahun 2016. Dede Sudrajat juga berduet dengan Budi Budiman, dan menjabat sebagai Wakil Walikota Tasikmalaya periode 2017-2020.
Editor: Ismet Humaedi