Deretan PO Bus asal Tasikmalaya, Paling Kaya di Indonesia Punya 2.500 Armada Beraset Triliun Rupiah
Pada 1993, Budi Budiman ditunjuk sebagai direktur sebuah dealer mobil bernama Cakra Motor di bawah naungan PT Cakra Putra Parahiyangan. Semenjak Budi meninggalkan karier di bidang pendidikan dan memilih konsen di bidang angkutan umum, usahanya terus meroket.
Terjun ke dunia politik, Budi Budiman terpilih menjadi Wali Kota Tasikmalaya periode 2012-2017 dan 2017-2020. Budi digadang-gadang memiliki harta kekayaan hingga Rp24 miliar.
2. Mayasari Bakti

Mendengar nama Mayasari Bakti, yang pertama terlintas adalah angkutan bus perkotaan di Jakarta dengan ciri khas warna hijau. Tapi, siapa sangka Mayasari menaungi beberapa perusahaan, sebut saja Primajasa yang menjadi favorit warga Jawa Barat.
Mayasari Bakti didirikan oleh H Engkud Mahpud pada 1964, dengan nama awal PT Bakti yang melayani perjalanan dengan rute Tasikmlaya-Cirebon, Tasikmalaya-Bandung. Tapi, seiring berjalannya waktu, perusahaan semakin berkembang dan dikenal banyak orang.
Ketika DKI Jakarta dipimpin oleh Ali Sadikin yang menjabat sebagai Gubernur, perusahaan ini berganti nama menjadi PT Mayasari Bakti. Hingg akhirnya mereka mulai melebarkan sayap dan menerjunkan unit bus perkotaan atau Patas.