Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nikah Baru 2 Minggu, Taufik Hidayat Tega Tinggalkan Mantan Istri saat Hamil
Advertisement . Scroll to see content

Siswa Dilarang Bawa Motor ke Sekolah, Pakar: Bahayakan Orang Lain Emosinya Belum Stabil

Senin, 05 Mei 2025 - 19:59:00 WIB
Siswa Dilarang Bawa Motor ke Sekolah, Pakar: Bahayakan Orang Lain Emosinya Belum Stabil
Pakar menilai sering terjadi kecelakaan anak di bawah umur saat mengendarai motor karena emosinya belum stabil. (Foto: Ilustrasi/Wahana)
Advertisement . Scroll to see content

Sony menjelaskan alasan SIM baru bisa didapatkan seseorang ketika menginjak usia 17 tahun. Sebab, emosi seseorang pada usia tersebut dianggap sudah bisa dikendalikan dengan memilih mana yang benar dan salah.

"Secara emosi belum stabil, bahkan belum bisa memilah mana yang benar dan salah. Dibuatlah aturan 17 tahun baru boleh bikin SIM. Memang tidak jaminan di usia 17 tahun emosinya sudah stabil, hanya di usia tersebut dianggap sudah mapan dalam berperilaku dan mengambil keputusan," ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Kang Dedi) mengeluarkan kebijakan melarang pelajar membawa sepeda motor ke sekolah. Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor 43/PK.03.04/KESRA. 

Tujuan dikeluarkan SE tersebut untuk membentuk karakter peserta didik sejak usia dini hingga pendidikan menengah di Jawa Barat.  Ini demi terwujudnya konsep "Gapura Panca Waluya", yaitu karakter Cageur (sehat), Bageur (baik), Bener (benar), Pinter (pintar), dan Singer (gesit).

"Peserta didik yang belum cukup umur dilarang menggunakan kendaraan bermotor, serta mengoptimalkan penggunaan angkutan umum, atau berjalan kaki dengan jangkauan sesuai dengan kemampuan fisik peserta didik," bunyi surat edaran tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut