Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Honda Bukukan Penjualan 500 Unit di IIMS 2026, Ditopang Motor Matic 
Advertisement . Scroll to see content

Honda Kejar Rekor 100 Juta Unit Motor di Indonesia, Perkuat Posisi Pasar Terbesar Ketiga di Dunia

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:17:00 WIB
Honda Kejar Rekor 100 Juta Unit Motor di Indonesia, Perkuat Posisi Pasar Terbesar Ketiga di Dunia
Honda membidik rekor memproduksi 100 juta unit motor di Indonesia sebagai tonggak penting perjalanan industri roda dua nasional. (Foto: Dok iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Honda membidik rekor 100 juta unit motor di Indonesia sebagai tonggak penting perjalanan industri roda dua nasional. Target tersebut memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar sepeda motor terbesar ketiga di dunia. Kontribusinya bahkan menyentuh lebih dari 10 persen terhadap total penjualan global.

Capaian tersebut menegaskan betapa strategisnya pasar domestik dalam peta industri sepeda motor internasional. Indonesia berada tepat di bawah India dan China dalam daftar pasar terbesar dunia. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menjadi tulang punggung pertumbuhan industri roda dua.

Data tahun lalu menunjukkan penjualan sepeda motor nasional mencapai 6,4 juta unit. Angka ini meningkat sekitar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 6,3 juta unit. Pertumbuhan memang tipis, tetapi konsisten dan mencerminkan stabilitas permintaan dalam negeri.

Dominasi sepeda motor di Tanah Air tidak terlepas dari tingginya mobilitas masyarakat. Kendaraan roda dua masih menjadi solusi transportasi paling efisien, baik di kota besar maupun wilayah rural. Biaya operasional yang relatif rendah membuat motor tetap menjadi pilihan rasional.

Dalam lanskap industri tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) memegang peranan sentral. Indonesia menjadi salah satu basis produksi utama Honda secara global. Posisi ini menempatkan Indonesia sebagai pemain penting dalam rantai pasok internasional.

Sepanjang tahun lalu, produksi AHM mencapai sekitar 4,98 juta unit. Jumlah itu naik sekitar 1 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kinerja tersebut sejalan dengan tren positif pasar domestik.

Wakil Presiden Direktur Eksekutif AHM, Thomas Wijaya, menyampaikan optimisme terhadap target besar tersebut. Tahun 2026 menjadi momentum istimewa karena Honda telah hadir selama 55 tahun di Indonesia. 

“Mudah-mudahan tahun ini kita diberkahi bisa memberikan mobilitas buat konsumen di Indonesia mencapai 100 juta unit motor selama 55 tahun,” ujar Thomas di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Target 100 juta unit motor di Indonesia bukan sekadar pencapaian angka produksi. Target ini merepresentasikan kontribusi panjang Honda dalam mendukung mobilitas lintas generasi. Selama lebih dari lima dekade, motor Honda telah menjadi bagian dari keseharian keluarga Indonesia.

Dalam 15 tahun terakhir, AHM menginvestasikan dana hingga puluhan triliun rupiah untuk pengembangan produk dan fasilitas produksi nasional. Investasi tersebut mempertegas komitmen terhadap penguatan industri dalam negeri. Langkah ini juga berdampak pada peningkatan kapasitas serta kualitas manufaktur.

"Tak hanya itu, ekosistem industri yang terbangun pun sangat besar. AHM didukung lebih dari 220 perusahaan tier 1. Jika ditarik hingga tier 2 dan tier 3, jumlahnya mencapai sekitar 1.000 perusahaan," kata Thomas.

Rantai bisnis itu mencakup main dealer, jaringan dealer, perusahaan pembiayaan, logistik, hingga asuransi. Secara keseluruhan, sekitar 600 ribu hingga 700 ribu tenaga kerja terlibat dalam ekosistem ini. Dampaknya terasa luas terhadap struktur ekonomi nasional.

Di internal perusahaan, jumlah karyawan AHM mencapai sekitar 25 ribu orang. Jika dihitung bersama anggota keluarga, industri yang terhubung menopang kehidupan hampir 2,5 hingga 3 juta orang. Skala dampaknya menunjukkan peran vital industri roda dua bagi kesejahteraan masyarakat.

Kinerja ekspor juga menunjukkan tren menggembirakan. Tahun lalu, ekspor tercatat 223 ribu unit dalam bentuk CBU serta hampir 1 juta unit dalam bentuk CKD. Produk sepeda motor buatan Indonesia semakin diterima di berbagai negara.

Dalam lima hingga delapan tahun terakhir, total ekspor telah menembus sekitar 2,5 juta unit. Hal ini menandakan daya saing manufaktur nasional terus meningkat. Indonesia tidak hanya menjadi pasar besar, tetapi juga basis produksi berorientasi ekspor.

Dari sisi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), rata-rata berada di kisaran 45–55 persen. Kontribusi terhadap perekonomian nasional semakin kuat melalui penguatan rantai pasok lokal. Industri komponen dalam negeri ikut terdorong berkembang.

Memasuki awal 2026, pasar sepeda motor kembali mencatat pertumbuhan. Pada Januari, total penjualan mencapai sekitar 577 ribu unit atau naik sekitar 3 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Tren ini menjadi indikator positif bagi pergerakan industri.

“Kenaikan ini diharapkan menjadi sinyal positif bahwa perekonomian nasional mulai stabil, bahkan berpotensi membaik,” kata Thomas.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut