Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanda-Tanda Radiator Mobil Rusak, Pahami Penyebabnya Jangan Sampai Mesin Overheat
Advertisement . Scroll to see content

Ganti Air Radiator Motor Berapa Bulan Sekali? Banyak Biker Masih Salah Kaprah

Senin, 25 Mei 2026 - 12:30:00 WIB
Ganti Air Radiator Motor Berapa Bulan Sekali? Banyak Biker Masih Salah Kaprah
Pertanyaan soal ganti air radiator motor berapa bulan sekali menjadi hal penting yang sering diabaikan pengendara. (Foto: Suzuki)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah motor keluaran terbaru kini sudah dilengkapi radiator untuk menjaga suhu mesin tetap stabil. Namun, masih banyak pemilik kendaraan yang belum memahami kapan waktu ideal mengganti cairan pendingin radiator agar performa motor tetap optimal.

Pertanyaan soal ganti air radiator motor berapa bulan sekali menjadi hal penting yang sering diabaikan pengendara. Padahal, keterlambatan mengganti coolant bisa memicu endapan karat dan kotoran di saluran radiator hingga menyebabkan mesin cepat panas.

Dilansir dari laman Suzuki, mengganti cairan radiator bukan sekadar mengisi ulang air biasa. Proses ini penting untuk membersihkan sisa endapan, lumpur, hingga serbuk logam yang mengganggu sistem pendinginan mesin. 

Berikut beberapa tips menjaga performa air radiator motor agar tetap awet dan tidak mudah overheat.

1. Gunakan Coolant Khusus, Jangan Air Keran

Masih banyak pengendara menggunakan air keran atau air sumur karena dianggap lebih hemat. Padahal, air biasa mengandung mineral yang bisa memicu kerak di dalam radiator.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut